Perkembangan Teknologi Informasi
Perkembangan Teknologi Informasi – Perkembangan teknologi
telah berkembang sangat pesat hingga sekarang. Dulunya banyak daerah-daerah
terpencil yang tidak terjamah oleh teknologi, kini dapat merasakan juga teknologi
informasi yang beredar saat ini. Kini kita dapat menikmati teknologi informasi
dimana saja yang kita mau.
Teknologi Informasi sebenarnya sudah hadir sejak dahulu.
Dulu manusia menciptakan teknologi karena dorongan akan hidup lebih baik.
Sehingga mendorong manusia untuk membuat sebuah teknologi yang dapat membantu
mereka dalam hal pekerjaan. Sehingga munculnya teknologi hingga sekarang.
Saat ini Teknologi informasi
masih berkembang pesat di segala aspek kehidupan. Dari yang sederhana, hingga
yang mutakhir. Di berbagai negara maju dan berkembang, hadir
teknologi-teknologi baru yang dapat membantu kita dalam hal perkerjaan.
Perkembangan
Teknologi Informasi Saat Ini
Dulu
manusia telah mengenal yang namanya teknologi. Namun tentunya teknologi dahulu
jauh berbeda dengan teknologi yang saat ini. Contohnya saja mesin tik, dulunya
mesin ini digunakan orang-orang untuk membuat dokumen. Namun karena adanya
teknologi, sehingga memaksa mesin tik untuk menyudahi jamannya dan digantikan
dengan adanya komputer yang lebih efisien.
Selain
itu, dulunya manusia pernah mengkonsep sebuah ide atau imajinasi. Namun karena
kurangnya teknologi yang ada pada jaman itu, akhirnya konsep itu tak
terlaksana. Contohnya saja, pada jaman dahulu manusia membuat konsep agar orang
yang berada di tempat yang berjauhan, dapat merapatkan sesuatu atau bertemu.
Namun karena dulunya tidak ada Teknologiyang seperti itu, maka
hingga dia meninggal, konsep tersebut belum terlaksana. Namun karena jaman
sekarang sudah ada teknologi yang seperti itu, sehingga sekarang ada teknologi
yang menyerupai konsep tersebut.
Dapat
disimpulkan bahwa Perkembangan teknologi informasi pada saat ini maju sangat
pesat dari abad ke 19, menuju abad ke 20. Dapat diprediksikan bahwa abad ke 21
akan mempunyai perkembangan teknologi yang lebih mutakhir yang akan lebih
bermanfaat bagi manusia.
Dampak
Perkembangan Teknologi Informasi
Dengan
hadirnya perkembangan Teknologi
Informasi ini, tentunya semua faktor memiliki dampak positif dan
negatif yang bisa berdampak dalam kehidupan kita. Kemajuan teknologitelevisi, Handphone,
internet dapat berdampak sangat besar bagi kehidupan kita.
Dampak
Positif Perkembangan Teknologi Informasi
1. Dapat
Menjangkau Lebih Jauh Dengan adanya internet, kita dapat menjangkau lebih jauh
di semua belahan dunia. Contohnya saja kita berjualan, kita dapat menjangkau
seluruh Indonesia, atau bahkan mancanegara untuk memperjualbelikan produk kita.
2. Menemukan Lebih Cepat Dalam dunia pendidikan tentunya kita tidak dapat hanya
mengandalkan guru saja. Oleh karena itu, kita dapat memanfaatkan internet untuk
mencari hal apapun yang berhubungan dengan pendidikan. Selain itu, pengajar
juga dapat menerapkan konsep belajar yang kreatif dan atraktif.
Dampak
Negatif Perkembangan Teknologi Informasi
1.
Mudahnya Akses Pornografi Tidak dapat dipungkiri, dengan bebasnya akses
internet sekarang. Dapat memudahkan terjadinya pornografi. Seperti akses video
porno, jual beli film porno, hingga terjadinya aksi porno. Ini yang masih
menjadi PR pemerintah untuk menghentikan pornografi ini.
2.
Menjadikan Malas Adalah satu dampak yang paling besar dalam dunia pendidikan
adalah menjadikan pelajar malas untuk mengerjakan tugas. Karena dengan adanya
internet, pelajar akan dimanjakan dengan komputer. Pelajar akan lebih senang di
depan komputer, daripada mengerjakan tugas mereka.
Perkembangan
komputer
Mengenal
lebih dekat tentang sejarah perkembangan komputer dari
awal sampai akhir mulai generasi pertama sampai generasi kelima. Diera modern
seperti sekarang siapa yang tidak tau komputer..??Menurut saya hampir semua
orang saat ini telah mengenal dunia komputer. Sesuai dengan apa yang telah saya
tulis terdahulu pengertian komputer adalah Mesin penghitung elektronik
yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, lalu diolah sesuai
dengan program yang tersimpan dalam memorinya, dan menghasilkan output berupa
informasi. Pengertian tersebut Menurut Hamacher, Sedangkan Definisi
Komputer itu sendiri berasal dari bahasa latin computare yang
mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para
pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.
Perkembangan dunia komputer dari waktu ke waktu semakin tak terbendung lagi,
namun dibalik semua itu apakan ada tau awal mula atau sejarah lahirnya
komputer..?? Jika anda belum tau tentang sejarah
perkembangan komputer Lengkap simaklah ulasan berikut ini :
1.Komputer Generasi pertama
Komputer generasi pertama adalah ENIAC, yang merupakan komputer elektronik
pertama didunia yang mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 M dan tinggi
2.4 M dan membutuhkan daya listrik 174 kilowatts. Komputer generasi pertama ini
menggunakan Tabung hampa udara (vacum-tube) yang terbuat dari kaca untuk
penguat sinyal. Namun hal tersebut masih banyak mempunyai kendala seperti:
mudah pecah, dan cepat menyalurkan panas.
Sejarah perkembangan konputer generasi pertama memiliki ciri-ciri sebagai
berikut :
- Pada generai ini komputer
masih banyak mengeluarkan panas.
- Menggunakan komponen
elektronikanya yang terbuat dari Tabung Hampa Udara (Vacuum Tube).
- Program dibuat dalam bahasa
mesin (Machine Language), yang programnya tersimpan dalam memori
komputer.
- Utuk mengoprasikannya pun
membutuhkan kekuatan listrik yang cukup besar.
- Kapasitas yang disediakan
untuk penyimpannan data sangat kecil dan terbatas.
- Programnya masih menggunakan
bahasa mesin dengan menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu.
- Prosesnya relatif lambat.
- Mempunyai Ukuran atau bentuk
yang sangat besar sehingga diperlukan sebuah ruangan yang yang cukup lebar
hanya untuk meletakan komputer ini.
- Orientasi utama pada
aplikasi bisnis.
- Menggunakan sistem luar
magnetic tape dan magnetic disk.
2. Komputer
Generasi kedua
Sejarah
perkembangan komputer generasi
kedua lahir pada tahun 1960-an, penemuan transistor sanggat mempenggaruhi
perkembangan komputer pada saat itu. Transistor dapatb menggantikan Tabung
hampa udara. Dan hal tersebut tentunya megubah semua ukuran mesin-mesin
elektrik . Transistor mulai digunakan pada komputer sekitar tahun 1956-an.
Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu
pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat
diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding dengan komputer generasi pertama.
Perkembangan Komputer Generasi kedua ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- Program dapat dibuat dengan
bahasa tingkat tinggi (high level language), seperti FORTRAN, COBOL,
ALGOL.
- Kapasitas memori utama sudah
lumayan besar
- Sirkutinya adalah
transistor.
- Ukuran fisik komputer lebih
kecil dari komputer generasi pertama
- Tidak membutuhkan terlalu
banyak listrik
- berorientasi pada bisnis dan
teknik
- Proses operasi sudah cepat
3. Sejarah
Perkembangan Komputer Generasi ketiga
Komputer
generasi ketiga merupakan sebuah perkembangan yang sangat pesat dari
perkembangan komputer yang ada. Komputer generasi ketiga muncul sejak era
1965-1971-an. Transistor yang dianggap tidak effisien lagi membuat para ilmuan
mencari alternatif lain dan kemudian di temukan pada batu kuarsa ( Quartz rock
). Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit
terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. Hal ini merupakan sebuah
inovasi yang dapat mendongkrak munculnya komputer generasi ketiga.
4. Komputer
Generasi keempat
Setelah IC ditemukan, perkembangan komputer semakin pesat dan jelas. Pada tahun
1971 chip INTEL 4004 membawa kemajuan besar dalam dunia IC, intel berhasil
memasukan semua komponen dalam sebuah komputer (central processing unit,
memori, dan kendali input/output) kedalam sebuah chip tunggal yang sangat
kecil, jika sebelumnya IC digunakan untuk mengerjakan pekerjaan tertentu
saja maka pada masa ini mikroprosesor dapat diproduksi dan di program untuk
menjalankan seluruh kebutuhan yang diinginkan.
Perkembangan Komputer generasi keempat memiliki ciri-ciri sebagai
berikut :
- Dikembangkan komputer mikro
yang menggunakan micro processor dan semiconductor yang berbentuk chip
untuk memori komputer.
- Pada generasi ini komputer
sudah memaki Large Scale Integration (LSI)
5. Komputer
Generasi Kelima
Sejarah
perkembangan komputer generasi kelima adalah komputer yang kita gunakan
sekarang ini dimana pada generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large
Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor ke dalam
sebuah microprocesor. Selain itu, juga ditandai dengan munculnya microprocessor
dan semi conductor. Perusahaan-perusahaan yang membuat micro-processor di
antaranya adalah: Intel Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Di
pasaran bisa kita lihat adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004,
8088, 80286, 80386, 80486, dan Pentium. Pentium-4 merupakan produksi terbaru
dari Intel Corporation yang diharapkan dapat menutupi segala kelemahan yang ada
pada produk sebelumnya, di samping itu, kemampuan dan kecepatan yang dimiliki
Pentium-4 juga bertambah menjadi 2 Ghz. Gambar-gambar yang ditampilkan menjadi
lebih halus dan lebih tajam, di samping itu kecepatan memproses, mengirim
ataupun menerima gambar juga menjadi semakin cepat.
Peran
Teknologi Informasi dalam Organisasi
Penggunaan
TI (Teknologi Informasi) dalam sebuah organisasi sangatlah penting, dan untuk
menerapkan TI tersebut haruslah dilihat karakteristik organisasi tersebut
sebelumnya. Peran teknologi informasi bagi sebuah perusahaan dapat dilihat
dengan menggunakan kategori yang diperkenalkan oleh G.R. Terry. Terdapat lima
peranan mendasar teknologi informasi di sebuah perusahaan atau organisasi,
yaitu:
1) Fungsi
Operasional. Membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah diambil
alih fungsinya oleh teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang
menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi
informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana
teknologi informasi dianggap sebagai firm infrastructure.
2) Fungsi Monitoring
and Control. Mengandung arti bahwa keberadaan teknologi informasi akan
menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di levelmanajerial
embedded di dalam setiap fungsi manajer. Sehingga struktur organisasi
unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer
relationship yang memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan
para manajer di perusahaan terkait.
3) Fungsi Planning
and Decision. Mengangkat teknologi informasi ke tataran peranan yang lebih
strategis lagi karena keberadaannya sebagai enabler dari
rencana bisnis perusahaan dan merupakan sebuah knowledge generator bagi
para pimpinan perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah
keputusan penting sehari-harinya.
4) Fungsi Communication.
Secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure dalam era
organisasi modern, dimana teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai
sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkolaborasi,
berkooperasi, dan berinteraksi.
5) Fungsi Interorganisational.
Merupakan sebuah peranan yang cukup unik karena dipicu oleh semangat
globalisasi yang memaksa perusahaan untuk melakukan kolaborasi atau menjalin
kemitraan dengan sejumlah perusahaan lain. Tipe dan fungsi peranan teknologi
informasi ini secara langsung akan berpengaruh terhadap rancangan atau desain
struktur organisasi perusahaan, dan struktur organisasi departemen, divisi,
atau unit terkait dengan sistem informasi, teknologi informasi, dan manajemen
informasi.
Pembangunan teknologi informasi perusahaan dilakukan
secara bertahap sebelum sebuah sistem holistik atau menyeluruh selesai
dibangun, hal tersebut disesuaikan dengan kekuatan sumber daya yang dimiliki.
Dalam penerapannya, rencana strategis teknologi informasi senantiasa di
selaraskan dengan rencana perusahaan, agar setiap penerapan teknologi informasi
dapat memberikan nilai bagi perusahaan.
Departemen IT seringkali dipandang sebelah mata karena
merupakan departemen yang hanya bisa menghabiskan uang tanpa bisa menghasilkan
uang. Hal inilah yang kadang menadi problematika tersendiri bagi Departemen IT
di perusahaan. Untuk dapat mengetahui andil Departemen IT di perusahaan adalah
dengan mengetahui keuntungan-keuntungan penerapan teknologi IT di perusahaan
tersebut, misalnya seperti:
a) Manual menjadi
otomatis, dan hal ini mengurangi biaya untuk tenaga kerja, alat tulis, dan
lain-lain.
b) Waktu
mengerjakan yang lebih cepat dengan adanya IT.
c) Pengambilan
keputusan yang lebih cepat, karena dengan IT maka data yang dibutuhkan dapat
diperoleh dengan cepat.
d) Menghemat biaya
promosi dan pemasaran.
e) Sistem dapat
terintegrasi di semua kantor atau perusahaan, dan hal ini dapat meningkatkan
kecepatan dalam merespon sesuatu dan pihak manajemen akan dengan cepat
mengetahui kondisi perusahaan.
Informasi (SI) secara umum mempunyai beberapa
peranan dalam perusahaan, diantaranya sebagai berikut.
1) Minimal Risk.
Setiap
bisnis memiliki resiko, terutama berkaitan dengan faktor-faktor keuangan.
Kehadiran teknologi informasi selain harus mampu membantu perusahaan mengurangi
resiko bisnis yang ada, perlu pula menjadi sarana untuk membantu manajemen
dalam mengelola resiko yang dihadapi.
2) Reduce Costs
Peranan
teknologi informasi sebagai katalisator dalam berbagai usaha pengurangan
biaya-biaya operasional perusahaan pada akhirnya akan berpengaruh terhadap
profitabilitas perusahaan. Sehubungan dengan hal tersebut biasanya ada empat
cara yang ditawarkan teknologi informasi untuk mengurangi biaya-biaya kegiatan
operasional yaitu:
a) Eliminasi proses, implementasi
berbagai komponen teknologi informasi akan mampu menghilangkan atau
mengeliminasi proses-proses yan dirasa tidak perlu.
b) Simplifikasi proses, berbagai
proses yang panjang dan berbelit-belit (birokratis) biasanya dapat di
sederhanakan dengan mengimplementasikan berbagai komponen teknologi informasi.
c) Integrasi proses, teknologi
informasi juga mampu melakukan pengintegrasian beberapa proses menjadi satu
sehingga terasa lebih cepat dan praktis.
d) Otomatisasi proses, mengubah
proses manual menjadi otomatis merupakan tawaran klasik dari teknologi
informasi.
3) Add Value
Menciptakan
value bagi pelanggan perusahaan. Tujuan akhir dari penciptaan value tidak
sekedar untuk memuaskan pelanggan, tetapi lebih jauh lagi untuk menciptakan
loyalitas sehingga pelanggan tersebut bersedia selalu menjadi konsumennya untuk
jangka panjang.
4) Create New
Realities
Mampu
menciptakan suatu arena bersaing baru bagi perusahaan, yaitu di dunia maya.
Berbagai konsep e-business semacan e-commerce, e-procurement, e-customer, e-loyalty,
dan lain-lainnya pada dasarnya merupakan cara pandang baru dalam menanggapi
mekanisme bisnis di era globalisasi informasi.







0 komentar:
Posting Komentar